Kesalahan Data

Oktober 22, 2010

Dalam ilmu perhitungan sering kita kenal adanya pembulatan pada proses perhitungan. Hal ini biasanya dilakukan untuk memudahkan proses perhitungan. Namun tentu saja jika dalam suatu bilangan desimal dilakukan pembulatan, maka akan menghasilkan ketidakakuratan dalam perhitungan itu sendiri. Semakin besar ruang yang diberikan dalam melakukan pembulatan maka akan semakin tidak akurat pula data perhitungan yang dihasilkan.

Jenis-jenis Kesalahan

Nah, kesalahan-kesalahan inilah yang biasanya disebut dengan kesalahan numerik, kesalahan numerik itu ada 3 :

  1. Kesalahan bawaan, kesalahan ini berasal dari kesalahan data, dimana kesalahannya ditimbulkan karena adanya kesalahan pengukuran, kesalahan pencatatan atau bisa juga karena kurang memahami mengenai hukum-hukum fisik dari data yang diukur.
  2. Kesalahan pembulatan, kesalahan ini terjadi karena bilangan eksak (bilangan yang seharusnya) diganti dengan bilangan perkiraan, karena beberapa angka pada akhir bilangan tidak diperhitungkan. Contoh : 3,142857143 dibulatkan menjadi 3,14.
  3. Kesalahan pemotongan, kesalahan ini terjadi karena tidak dilakukan proses perhitungan secara matematik, misalnya suatu deret tak hingga. contoh : n = a + b + c + d + …. Padahal sebenarnya untuk mendapatkan nilai sebenarnya dari n semuanya harus dijumlahkan namun karena deret tak hingga cara perhitungan diganti dengan cara lain yang membuat nilai tidak menjadi eksak lagi.

Kesalahan Absolut dan Kesalahan Relatif

Dalam perhitungan yang tidak eksak, sering kita dapatkan kesalahan absolut dan kesalahan relatif, untuk menghitungnya, kita bisa menggunakan rumus seperti dibawah ini :

Pertama-tama kita cari selisih nilai antara nilai eksak dan nilai perkiraan (Nilai Absolut) :

Ee = p – p*

dimana

p = Nilai Eksak

p* = Nilai Perkiraan

Ee = Kesalahan Absolut

Setelah itu, kita cari kesalahan relatif dari data tersebut, dengan rumus :

εe = Ee /p

εe =Kesalahan Relatif

Sehingga nantinya kita dapat menghitung persentase kesalahan relatif dari data tersebut dengan cara :

εe = εe x 100%

Begitulah cara mengetahui kesalaham absolut dan relatif, ini adalah rumus yang paling sederhana dalam menghitung kesalahan data dan tidak semua kesalahan data dapat dihitung dengan menggunakan rumus ini. Untuk itu, tetaplah belajar ya!



Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.